Heboh Foto Porno Perempuan Alumni IPDN

BANDUNG | SURYA -Serangkaian foto porno seorang perempuan, yang diduga alumni Institut Pemerintahan dalam Negeri (IPDN) berinisial SM, beredar luas di internet. Ada 30 foto yang memperlihatkan wanita asal Papua itu telanjang bulat maupun berhubungan seksual dan melakukan oral seks dengan seorang pria yang tak diperlihatkan wajahnya.

Kasus foto-foto porno SM –jika dia memang benar alumni IPDN– kembali mencoreng nama baik kampus tersebut. Sebagaimana diketahui, selama ini para praja IPDN sering memunculkan berita kasus-kasus kekerasan dalam kampus, bahkan pernah sampai meminta korban jiwa.

Informasi yang diperoleh Surya, Rabu (4/3), foto-foto wanita mirip SM ini terpampang dalam sebuah blog sejak Sabtu (28/2) namun baru memunculkan kehebohan sekarang (4/3). Dalam kumpulan foto hasil olah digital tersebut juga terlihat SM dalam seragam resmi IPDN sekaligus pencantuman nama perempuan itu di tengah-tengah foto.
Foto-foto yang terkumpul dalam satu bingkai kolase tersebut terdiri atas 30 pose yang berbeda. Sekitar 15 foto memperlihatkan perempuan tersebut berpose sendirian, sedangkan 15 foto lainnya memamerkan adegan seksual antara SM dengan seorang laki-laki.

Seorang dosen IPDN yang tak mau disebut namanya mengungkapkan, SM sudah lulus pada 2008 lalu. Kini, dia sudah bertugas di sebuah instansi pemerintah di provinsi asalnya, Papua. Menurut sumber ini, SM tercatat sebagai angkatan ke-16 di IPDN.

Rektor IPDN, Ngadisah, ketika dimintai konfirmasi oleh wartawan mangakui ada alumnis IPDN bernama SM, asal Papua, dan sekarang bertugas di salah satu pemerintah daerah di Papua.
“Setelah saya telusuri memang benar ada yang bernama SM. Dia lulus tahun 2008, dan sekarang sudah bekerja di pemda di Papua. Tapi saya belum tahu dia tugas di kabupaten mana,” ujarnya, Rabu (4/3/).

Kini pihaknya sedang berupaya menyusuri keberadaan sekaligus foto-foto porno yang beredar di internet tersebut. Meski begitu, Ngadisah belum percaya bahwa wanita dalam foto-foto tersebut benar-benar SM yang alumni IPDN.
“Seperti diketahui kalau internet itu kan kadang-kadang dipakai menipu. Bisa saja badannya siapa, mukanya siapa (orang lain, Red). Jadi, saya tak percaya begitu saja dengan foto-foto itu,” tegas Ngadisah, yang mengaku belum melihat foto-foto itu.
Apalagi, tambahnya, selama kuliah di IPDN SM dikenal sebagai praja alim. Dia aktif di gerej,a dan menjadi anggota paduan suara di gereja kampus.
“SM itu dikenal anak alim selama di IPDN. Tak ada catatan pelanggaran yang dia lakukan. Malah menurut pembinanya di gereja, dia aktif di gereja dan menjadi anggota paduan suara gereja. Jadi, tak mungkin dia melakukan itu,” tandasnya.

Ngadisah juga tak percaya SM menyebarkan foto bugilnya di internet, apalagi menyertakan foto diri saat mengenakan pakaian resmi IPDN berwarna putih. “Sejahat-jahatnya orang, tak mungkin dia berbangga diri dengan mengenakan seragam kebesaran IPDN sambil menyebarluaskan foto porno,” katanya.

Untuk menyelidiki kebenaran foto bugil dan adegan seks tersebut, Ngadisah mengaku sudah meminta biro kepegawaian mencari tempat bertugas SM. Jika nanti terbukti bahwa wanita dalam foto-foto itu memang SM, maka akan ada tindakan sesuai aturan.
“Dia kan pegawai negeri, jadi ada ketentuan-ketentuannya,” jelas Ngadisah.

Namun, jika nanti SM tidak terbukti bersalah, IPDN tak segan untuk menuntut balik pihak yang telah sengaja mendeskreditkan IPDN. “Kami akan cari tahu siapa pelakunya. Ini tak boleh dibiarkan begitu saja,” tegas Ngadisah, yang menduga ada pihak yang sengaja memojokkan IPDN dengan kasus foto-foto porno itu. dtc