Updates from November, 2013 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • sundalpapua 1:03 am on November 19, 2013 Permalink | Balas
    Tags: , ,   

    Apa yang Terjadi Jika Ukuran Miss V Terlalu Besar atau Kecil? 

    Jika laki-laki mengkhawatirkan ukuran penis, maka kaum perempuan memiliki kekhawatiran mengenai ukuran miss V. Apa yang terjadi jika ukuran miss V terlalu besar atau kecil?

    Hal ini tidak mengherankan karena vagina dan vulva merupakan pusat dari seksualitas perempuan. Vulva merupakan bagian yang terlihat dari alat kelamin perempuan termasuk klitoris, labia dan saluran kemih yang terbuka.

    Beberapa masyarakat kadang beranggapan perempuan yang sering melakukan hubungan seks akan memiliki ukuran vagina yang besar. Tapi hal ini tidaklah benar, karena seberapa banyak hubungan seks yang dilakukan tidak akan mempengaruhi ukuran vagina atau vulva.

    Tapi jika memiliki banyak anak terutama yang dilahirkan secara normal, umumnya memiliki ukuran vagina yang lebih lebar. Hal ini disebabkan oleh kerusakan pada otot dan jaringan pendukung lain dari dinding vagina, seperti dikutip dari Netdoctor, Selasa (12/7/2011).

    Apa yang terjadi jika vagina atau vulva terlalu besar?
    Hubungan seksual akan menjadi kurang memuaskan bagi Anda dan pasangan
    Bisa merasakan atau mengalami fenomena udara yang masuk dan keluar dari vagina, kondisi ini sering disebut dengan ‘fanny farting’

    Air bisa masuk melalui vagina, meskipun hal ini tidak menyebabkan masalah kesehatan
    Kondisi yang lebih serius, otot dan ligamen yang lemah di sekitar vagina bisa menyebabkan prolaps (turunnya rahim dan organ lainnya)

    Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi vagina yang kendur?
    Melakukan latihan dasar otot panggul yang bisa diajarkan oleh bidan, perawat, fisioterapis atau dokter dan melakukannya secara intensif selama 6 bulan. Mulailah dengan mengencangkan otot (seolah-olah berusaha keras untuk menghentikan aliran pipis), tahan kontraksi selama 10 detik lalu rileks kembali 10 detik. Lakukan secara berulang antara kontraksi-rileks sebanyak 4 kali dalam sehari.
    Mengunjungi dokter kandungan untuk mendiskusikan kemungkinan operasi ‘perbaikan’, yaitu proses menarik jaringan panggul yang lemah sampai kembali ke posisi semula.

    Apa yang terjadi jika ukurannya terlalu kecil?
    Rasa sakit saat melakukan hubungan seksual
    Tidak mampu melakukan hubungan seks sama sekali
    Ketidakmampuan untuk menggunakan tampon atau pembalut

    Jika ukuran vagina dan vulva terlalu kecil, maka kemungkinan ia bisa menderita vaginismus, yaitu kondisi umum yang membuat otot di sekitar vagina berkontraksi setiap kali ada apa pun yang mendekati atau memasuki alat kelamin.

    Untuk mengetahui apakah ukuran vagina benar-benar terlalu kecil atau tidak, maka harus menjalani pemeriksaan internal oleh dokter yang berpengalaman agar nantinya bisa didiskusikan solusinya seperti pembedahan untuk memberbesar.

    Iklan
     
  • sundalpapua 12:37 am on November 19, 2013 Permalink | Balas
    Tags: opini seks, pekerjsa seks komerasial, prostitusi   

    PEKERJA SEKS DIKUTUK TETAPI DILESTARIKAN 

    kritikan dan masukan untuk dipeljarai

    SETIA BERTUTUR

    oleh : Siti Aminah (2000)

    Makna menjadi ‘perempuan’ atau ‘laki-laki’ dalam suatu masyarakat mencakup kepercayaan dan keyakinan tentang seksualitas masing-masing, yakni tentang prilaku  seksual dan bagaimana perasaan masing-masing jenis tentang tubuh sendiri. Sistem patriakhat memberikan peran jender yang berbeda antara laki-laki dan perempuan. Dalam seksualitas laki-laki,dikontruksikan sebagai “jantan”, aktif, bersifat poligam dan memiliki perempuan. Sementara perempuan dikontruksikan sebagai pelayan, pasif, monogam dan tidak menuntut. Peran jender ini menyebabkan timpangnya relasi antara laki-laki dan perempuan, baik pada hubungan seksual maupun sosial.

    Seseorang yang memenuhi peran jender yang ditetepkan akan dikatagorikan sebagai “baik-baik”.kontruksi ini secara kasat mata dapat kita lihat pada penilaian masyarakat mengenai prostitusi, pihak yang dianggap bersalah dan tak susila adalah perempuan . sedangkan laki-laki sebagai pihak pemakai tidak dianggap ”berdosa” atau “tidak susila”. Pertanyaan-pertanyaan seperti, ”boleh jajan, tapi pincuknya jangan dibawa pulang!” atau “boleh nyate, asal kambingnya tak dibawa pulang!” atau “Jika laki-laki nyleweng dianggap biasa,wajar,memang laki-laki dasarnya nakal”…

    Lihat pos aslinya 2.579 kata lagi

     
  • sundalpapua 2:41 am on November 21, 2010 Permalink | Balas
    Tags: ,   

    Cewek Papua di Jakarta juga Kelas Kakap 

    Pengelola blog dapat laporan dari teman2 Papua di Jakarta ada perem Papua di Jakarta yang lebih kelas kakap lagi, menjajakan dirinya untuk berbagai suku bangsa di Jakarta.

    Menurut laporan dimaksud, kebanyakan perempuan Papua itu bekerja sebagai penyanyi bayaran (atau mungkin saweran) di bar-bar di Jakarta. Mereka juga dapat diajak sekamar.

    Pelapor ke blog ini juga serahkan foto-foto mereka tetapi foto-foto itu dalam kondisi bugil, maka kami tidak tampilkan.

    Konon katanya mereka itu ada yang tinggal di Tanah Abang, yaitu di mana ada Asrama Papua. Ada juga yang kos-kosan di Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Menurut keterangan tadi, Jakarta Barat tidak ada, atau tidak diketahui.

    Mereka kebanyakan berputar di tempat-tempat di mana orang Papua mentraktir, para pejabat dari Papua datang.

    Kami mohon, kalau ada yang tahu secara tepatnya, tolong poskan kemari.’

    KAMI MAU TELANJANGKAN SEMUA PEREMPUAN PAPUA YANG JUAL DIRI untuk sesuap nasi. Ini tidak pernah dikenal dalam adat dan budaya Papua. Ini hrus dibasmikan.

    Cara yang dapat kami lakukan adalah melaporkan tempat2 mangkal, nama mereka dan segala kegiatan mereka.

    Semoga kita perduli membela martabat bangsa.

     
    • Cinta Papua 2:22 am on Februari 20, 2011 Permalink | Balas

      Tempat mangkal perempuan papua adalah di jalan jaksa. kebanyakan dari mereka suka dengan kontol2 Afrika dorang. Mereka kehilangan jatidiri jadi jual diri bukan untuk sesuap nasi tetapi untuk sebotol bir.
      Bila perlu tampilkan foto mereka supaya mereka tau diri. Nanti saya kirim foto jadi kasi alamat e-mail dulu. saya kirim foto2 sekalian data diri para pelacur Papua di jakarta.

      • Peduli Papua 2:38 pm on Desember 30, 2011 Permalink | Balas

        ok bisa kirim datanya k

    • sundalpapua 6:32 pm on April 5, 2011 Permalink | Balas

      Terimakasih kepada CintaPapua. Untuk mengirim foto-foto dimaksud, silahkan kirimkan ke sundalpapua@yahoo.com. Kami akan terbitkan di situs ini.

      Demi Papua yang bersih dan berwibawa!

    • ruben boari 6:10 am on Juni 4, 2011 Permalink | Balas

      Siapa setia pada diri sendiri maka dia selamat !
      Perempuan-perempuan seperti itu bukan orang papua,mereka cuma numpang nama untuk menyambung hidup.
      Semoga TUHAN menolong mereka

    • ruben boari 6:13 am on Juni 4, 2011 Permalink | Balas

      Jangan jual “PIRAI” di tanah orang tapi pulanglah dan juallah “FIRAI” di tanah sendiri ( Papua Your Lands of Paradiso)

    • Lexy 12:44 pm on Desember 1, 2011 Permalink | Balas

      ANACE SOBOLIM(Yahukimo_Papua), AULIA GOMBO(mambramo tengah_Papua), Kristin Karoba (mamberamo tengah _PApua),

    • Monica 2:20 pm on Februari 3, 2012 Permalink | Balas

      Wanita Papua yg selalu menjual harga diri Pada Pejabat Papua dan lelaki Africa:
      >. Aulia Olivia Gombok, dari mamberamo tengah
      >. Susan, dr sentani
      >. Merry Jamang, dr Timika
      >. Kristine Korabok, dr mamberamo tengah
      >. Otoline Youu, dr Panyai
      >. Yulli Pagewok, dr Tolikara
      >. Jenny Kosi, dr Wamena
      >. Dewi k, dr Timika
      >. Astried N, dr Kaimana
      >. Itha Pikey,dr Panyai
      >. dll
      ……

    • papua main 8:23 am on September 4, 2012 Permalink | Balas

      Sa ada dapat foto anak sekitar kelas 2 SD di Biak diperkosa orang dewasa…sapa yg berminat kirim email ke papuamain@gmail.com.

    • paman 6:21 am on September 22, 2012 Permalink | Balas

      Wanita Papua yg selalu menjual harga diri Pada Pejabat Papua dan lelaki Africa:
      >. Aulia Olivia Gombok, dari mamberamo tengah
      >. Susan, dr sentani
      >. Merry Jamang, dr Timika
      >. Kristine Korabok, dr mamberamo tengah
      >. Otoline Youu, dr Panyai
      >. Yulli Pagewok, dr Tolikara
      >. Jenny Kosi, dr Wamena
      >. Dewi k, dr Timika
      >. Astried N, dr Kaimana
      >. Itha Pikey,dr Panyai
      >. Mira Wenda dari Wamena (Khusus lelaki Africa karena senang ukuran kemaluan yang super)
      >. Mery Kaize dari Merauke
      >. dll

    • yally 6:19 am on Oktober 15, 2012 Permalink | Balas

      emang kamu siapa jadi kami lapor sama ko….

    • ian 5:06 pm on Januari 7, 2013 Permalink | Balas

      beh kam bikin malu papua saja cukimai banget

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal