Tagged: Jakarta Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • sundalpapua 7:47 am on May 28, 2011 Permalink | Balas
    Tags: , , gambar, Jakarta, Jalan Jaksa   

    beberapa foto yang menampilkan beberapa perempuan Papua yang selalu menjajakan tubuh di jalan Jaksa 

    Itu . Saya bukan orang Papua tetapi atas keprihatinan saya atas masalah sosial yang terjadi di Papua saya kirim foto2 itu. Mereka yang ada dalam foto2 itu saya kenal betul dan saya tau latar belakang mereka semua.

    Jadi persoalan adalah kawan2 mahasiswa papua juga sudah mengetahui atas pelacuran ini tetapi seolah2 membiarkan perempuan papua ini jual diri (barter diri) dengan sebotol minuman yang memabukkan. Kebiasaan perempuan2 tersebut setelah dibelikan minum oleh seseorang (Kebanyakan laki2 negro – afrika) mereka diajak kencan ke hotel terdekat bahkan di bawah ke apartemen si afrika. Ingaattt!!! Afrika menduduki urutan pertama dalam penyebaran penyakit AIDS di dunia dan di Indonesia papua menduduki urutan pertama. Ungkap tuntas pelacuran Papua. Tampilkan foto2 itu smua.

    Nama-Nama Pelacur Papua di Jakarta:

    1. Rebeka Beanemeng
    2. Anache Sobolim
    Iklan
     
    • SIMON DEGEI 9:32 am on Mei 26, 2012 Permalink | Balas

      perempuan papua yang tidak punya harga diri, sengaja mereka ke jakarta untuk cari gosi2 betong ukuran 10 cm, yang biasa mereka tra rasa puas, perempuan papua yang sundal di jakarta, mereka sangat berdosa 2 x lipat. yang pertama adalah: mereka tipu orang tua untuk pergi kuliah jauh2 di jakarata, padahal mereka sekolah sundal di jakarta, IJAZAH mereka yang nanti bawah pulang ke orang tua mereka di papua adalah HIV/AIDS.
      yang kedua adalah: mereka berdosa terhadap tuhan sebab tuhan buikan ciptakan budaya papua bukan budaya sundal.

      trims, solo surakarta.

    • SIMON DEGEI 9:35 am on Mei 26, 2012 Permalink | Balas

      tua2 bangkah dorang, untuk apa tinggal di jakarta, umur kuliah sudah lewat mendingan pulang ke papua aja

    • vanny 11:23 am on Juni 30, 2012 Permalink | Balas

      mohon maaf sebelumnya, siapapun kau yg mempublikasikan foto ini. latar blakang seperti apa yg anda tau tau tentang mereka ??
      mohon beri penjelasan yg sejlas2-nya &( siapa anda??) trimakasih

    • rebekah 12:37 pm on Juni 30, 2012 Permalink | Balas

      buat anda yang kirim foto ini, bisa temui sy (Rebeka Beanemeng) dan jelaskan latar belakan sy? usul buat anda yang tlah mengirim foto ini, klo ingin menulis sesuatu jangan sesuai pendapat dan penilaian anda trhdp org lain, anda hrs punya bukti kuat br jahjan foto dan menulis juga menceritakan org lain. jangan menilai org itu dr expresi dr sebuah foto atau gambar. sy yg brnama Rebekah Beanemeng ini Tinggal di kota Malang. kulia di muhammadya, sy status mahasiswa bukan PSK dan sy tdk tnggal d Jakarta. dan seluruh Mahasiswa Papua itu tau latar blakn sy klo sy ini kulia. dan sy beritau lg klo sy bukan org miskin yang mau jahjakn diri untuk bertahan hidup. sy berani naik sidang dengan anda krn anda sudah menuduh sy. klo berani mari kita naik pengadilan…..

    • Rudy 10:10 am on Oktober 17, 2012 Permalink | Balas

      ini blog murahan dan tidak bertanggung jawab, apa tidak ada pekerjaan lainka…? itu hak privasi orang, yang salah dan lebih berdosa adalah anda yang mempublikasikan yang di lihat oleh khalayak umum termasuk anak di bawah umur. jangan gunakan judul sundal papua atau papua sundal sebab itu persoalan individu dan jangan bawa-bawa Papua.

    • peramisia rezi 9:47 pm on Oktober 17, 2012 Permalink | Balas

      Tenang aja robekah, kita cari jalan keluar dgn cara memanggil org yg menyebarkan fotomu ini lalu kita tanya ada motif apa?

  • sundalpapua 2:41 am on November 21, 2010 Permalink | Balas
    Tags: Jakarta,   

    Cewek Papua di Jakarta juga Kelas Kakap 

    Pengelola blog dapat laporan dari teman2 Papua di Jakarta ada perem Papua di Jakarta yang lebih kelas kakap lagi, menjajakan dirinya untuk berbagai suku bangsa di Jakarta.

    Menurut laporan dimaksud, kebanyakan perempuan Papua itu bekerja sebagai penyanyi bayaran (atau mungkin saweran) di bar-bar di Jakarta. Mereka juga dapat diajak sekamar.

    Pelapor ke blog ini juga serahkan foto-foto mereka tetapi foto-foto itu dalam kondisi bugil, maka kami tidak tampilkan.

    Konon katanya mereka itu ada yang tinggal di Tanah Abang, yaitu di mana ada Asrama Papua. Ada juga yang kos-kosan di Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Menurut keterangan tadi, Jakarta Barat tidak ada, atau tidak diketahui.

    Mereka kebanyakan berputar di tempat-tempat di mana orang Papua mentraktir, para pejabat dari Papua datang.

    Kami mohon, kalau ada yang tahu secara tepatnya, tolong poskan kemari.’

    KAMI MAU TELANJANGKAN SEMUA PEREMPUAN PAPUA YANG JUAL DIRI untuk sesuap nasi. Ini tidak pernah dikenal dalam adat dan budaya Papua. Ini hrus dibasmikan.

    Cara yang dapat kami lakukan adalah melaporkan tempat2 mangkal, nama mereka dan segala kegiatan mereka.

    Semoga kita perduli membela martabat bangsa.

     
    • Cinta Papua 2:22 am on Februari 20, 2011 Permalink | Balas

      Tempat mangkal perempuan papua adalah di jalan jaksa. kebanyakan dari mereka suka dengan kontol2 Afrika dorang. Mereka kehilangan jatidiri jadi jual diri bukan untuk sesuap nasi tetapi untuk sebotol bir.
      Bila perlu tampilkan foto mereka supaya mereka tau diri. Nanti saya kirim foto jadi kasi alamat e-mail dulu. saya kirim foto2 sekalian data diri para pelacur Papua di jakarta.

      • Peduli Papua 2:38 pm on Desember 30, 2011 Permalink | Balas

        ok bisa kirim datanya k

    • sundalpapua 6:32 pm on April 5, 2011 Permalink | Balas

      Terimakasih kepada CintaPapua. Untuk mengirim foto-foto dimaksud, silahkan kirimkan ke sundalpapua@yahoo.com. Kami akan terbitkan di situs ini.

      Demi Papua yang bersih dan berwibawa!

    • ruben boari 6:10 am on Juni 4, 2011 Permalink | Balas

      Siapa setia pada diri sendiri maka dia selamat !
      Perempuan-perempuan seperti itu bukan orang papua,mereka cuma numpang nama untuk menyambung hidup.
      Semoga TUHAN menolong mereka

    • ruben boari 6:13 am on Juni 4, 2011 Permalink | Balas

      Jangan jual “PIRAI” di tanah orang tapi pulanglah dan juallah “FIRAI” di tanah sendiri ( Papua Your Lands of Paradiso)

    • Lexy 12:44 pm on Desember 1, 2011 Permalink | Balas

      ANACE SOBOLIM(Yahukimo_Papua), AULIA GOMBO(mambramo tengah_Papua), Kristin Karoba (mamberamo tengah _PApua),

    • Monica 2:20 pm on Februari 3, 2012 Permalink | Balas

      Wanita Papua yg selalu menjual harga diri Pada Pejabat Papua dan lelaki Africa:
      >. Aulia Olivia Gombok, dari mamberamo tengah
      >. Susan, dr sentani
      >. Merry Jamang, dr Timika
      >. Kristine Korabok, dr mamberamo tengah
      >. Otoline Youu, dr Panyai
      >. Yulli Pagewok, dr Tolikara
      >. Jenny Kosi, dr Wamena
      >. Dewi k, dr Timika
      >. Astried N, dr Kaimana
      >. Itha Pikey,dr Panyai
      >. dll
      ……

    • papua main 8:23 am on September 4, 2012 Permalink | Balas

      Sa ada dapat foto anak sekitar kelas 2 SD di Biak diperkosa orang dewasa…sapa yg berminat kirim email ke papuamain@gmail.com.

    • paman 6:21 am on September 22, 2012 Permalink | Balas

      Wanita Papua yg selalu menjual harga diri Pada Pejabat Papua dan lelaki Africa:
      >. Aulia Olivia Gombok, dari mamberamo tengah
      >. Susan, dr sentani
      >. Merry Jamang, dr Timika
      >. Kristine Korabok, dr mamberamo tengah
      >. Otoline Youu, dr Panyai
      >. Yulli Pagewok, dr Tolikara
      >. Jenny Kosi, dr Wamena
      >. Dewi k, dr Timika
      >. Astried N, dr Kaimana
      >. Itha Pikey,dr Panyai
      >. Mira Wenda dari Wamena (Khusus lelaki Africa karena senang ukuran kemaluan yang super)
      >. Mery Kaize dari Merauke
      >. dll

    • yally 6:19 am on Oktober 15, 2012 Permalink | Balas

      emang kamu siapa jadi kami lapor sama ko….

    • ian 5:06 pm on Januari 7, 2013 Permalink | Balas

      beh kam bikin malu papua saja cukimai banget

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal